Guru Termuda SMPN 14 Depok

feby2Sahabat beberapa hari menjelang Ujian Nasional, salah satu siswa kelas IX.2 Feby Dwi Kurnia, menunjukkan kemampuan nya sebagai seorang  tutorial dalam menyajikan dan mempresentasikan materi pembelajaran kepada siswa kelas VII, dengan menggunakan pembelajaran inovatif dan kreatif,  Lectora dan Media Layar Sentuh.  Berikut paparan kegiatan, sebagaimana yang dikutip oleh Bapak Taufik Ibrahim, S.Pd, yang sekaligus sebagai pembimbing.

Merupakan kebanggaan tentunya jika kita sebagai guru melihat keberhasilan para siswanya. Bahwa pembelajaran di kelas bukan sekedar transfer ilmu melainkan juga membekali para siswa untuk memilikilifeskills semisal keterampilan membuat media presentasi dan berani untuk tampil di depan. Apalagi di era teknologi seperti sekarang ini, dimana siswa kita disuguhi beragam aplikasi yang kesemuanya bisa mereka dapatkan bahkan bisa mereka pelajari secara gratis di dunia maya. Hal inilah yang saya alami belakangan sejak sembilan tahun yang lalu menginjakkan kaki di sebuah sekolah di pinggiran Kota Depok, yaitu SMP Negeri 14 Depok atau yang sering disebut oleh para siswa kami dengan sebutan Devlas. Sejak mengenal ICT atau TIK dari rekan saya sesama guru di sekolah tersebut semangat saya terlecut untuk semaksimal mungkin untuk memanfaatkan segala kemudahan yang ditawarkan oleh berbagai aplikasi komputer terutama untuk mengajak siswa saya “Keluar dari Zona Nyaman”. Caranya? Yaa…melalui kreasi dan inovasi berbagai media pembelajaran dengan memanfaatkan ICT.

<p
style=”text-align:justify;”>Sekolah kami kebetulan bukanlah sekolah favorit di Kota Depok, apalagi input siswa kami tidak sebagus SMP lain yang berlabel SSN atau RSBI. Bahkan, sekolah kami masih saja berstatus RSSN sejauh ini. Namun demikian, kami tetap terus berusaha untuk meng’update’ dunia ICT di bidang pembelajaran terutama lewat dunia maya, internet! Posisi sekolah kami yang cukup “terpencil” dari hingar bingar jalan raya menambah “keterpencilan” sekolah kami dari jangkauan masyarakat Kota Depok. Namun, sekali lagi ini tidak menciutkan nyali kami untuk terus mengikuti perkembangan.

Setelah mengembangkan Inovasi Pembelajaran berbasis ICT di tahun 2009 sampai sekarang, sudah beberapa kreasi yang coba kami kembangkan, antara lain, Media Kuis Interaktif dengan Power Point, Media Presentasi Pembelajaran dengan Autoplay Media Studio, Media Layar Sentuh (berbiaya murah), dan belakangan saya coba perkenalkan kepada para guru dan beberapa siswa untuk mengenal aplikasi untuk menyusun Media Pembelajaran Interaktif dengan memanfaatkan Lectora Inspire.

Dahsyatnya, baru beberapa hari saya perkenalkan ke beberapa pihak di sekolah kami, ada salah satu siswa saya yang secara mengejutkan mampu “menerjemahkan” ilmu yang saya berikan, yaitu Feby Dwi Kurnia (Kelas IX.2) yang ternyata dalam sekejap mampu untuk membuat sebuah media presentasi dengan memanfaatkan Lectora, digabung dengan Media Layar Sentuh yang saya kembangkan beberapa tahun terakhir di Kota Depok. Hebatnya lagi, siswa ini mampu berperesentasi layaknya seorang guru kepada para siswa di kelas, bahkan Feby mampu menggarap sendiri video hasil persentasinya dengan sangat baik sehingga cukup informatif bagi para ”Viewernya” di youtube.

Kebetulan, siswa ini sedang mendapatkan kesempatan langka dari sebuah web e-learning gratisan yang berpusat di “Kota Gudeg” Yogyakarta yaitu Geschool. Sebuah media belajar online asli buatan anak negeri ini, yang nampaknya lebih “Powerfull” dibanding facebook yang sejauh ini kurang mampu dimaksimalkan oleh para pelajar di Indonesia. http://www.geschool.net, GCM ednovation school, adalah website jejaring sosial yang berbasis edukasi. Geschool menyediakan fitur pertemanan dengan menggabungkan kemampuan berbagai jejaring sosial lainnya sehingga layak untuk menjadi media sosial baik pelajar, guru, alumni, orang tua dan masyarakat umum. Keutamaannya adalah tersedianya pembelajaran online yang lengkap dan GRATIS (Gebook, Getop, Getrol dan Getube) yang dapat diakses oleh pengguna kapan saja dimana saja seiring aktivitas sosialnya. Secara khusus, www.geschool.net juga membangunkomunitas sekolah baik dalam lingkup akademis maupun interaksi sosialnya. Dan www.geschool.netsiap menjadi jejaring sosial yang digunakan seluruh lapisan masyarkat, dan menjadi one stop studying website for Indonesians students.

Kesempatan yang Feby Dwi Kurnia dapatkan adalah tawaran dari pengelola geschool untuk naik pangkat ke tingkat “Magister” sebuah level yang cukup wah di web tersebut (dua tingkat di bawah professor). Salah satu yang cukup berat adalah siswa ini diwajibkan untuk membuat media presentasi di depan siswa lainnya di sekolah yang mengangkat keunggulan e-learning geschool. Ternyata, tantangan itu mampu dijawab oleh siswa ini dengan cukup meyakinkan!

Rasa iri sekaligus bangga bercampur baur di hati saya selaku gurunya dan juga nampak di wajah adik kelas yang menjadi audience di presentasi Feby Dwi Kurnia. Harapan menyembul di hati sanubari saya yang berharap banyak siswa di Indonesia dengan segala keterbatasannya untuk tidak menyerah dengan kurangnya fasilitas. Semangat untuk terus belajar idealnya dimiliki oleh para siswa dan kita tentunya sebagai guru di Indonesia agar kita tidak “dilewati” oleh siswa kita sendiri. Sebuah kebanggaan sekaligus “Warning” bagi kita sebagai guru!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: